POLRES BATU BARA MELEDAK! Kuartal I 2026 Tembus 159 Ribu Ton Jagung, Kompol D Harahap Serahkan 6.783 Ton ke Bulog Asahan

Komitmen Polres Batu Bara dalam mengawal ketahanan pangan nasional bukan isapan jempol belaka. Di bawah komando Kapolres Batu Bara, jajaran kepolisian setempat kembali mencatatkan angka fantastis dalam pendistribusian jagung hasil binaan kelompok tani ke Gudang Bulog Asahan, Jumat (27/3/2026).

​Kali ini, Kabag SDM Polres Batu Bara, Kompol D. Harahap, S.H., turun langsung memimpin pengiriman sebanyak 6.783 ton jagung. Didampingi Aiptu Joko, rombongan tiba di lokasi sekira pukul 17.10 WIB dan langsung melakukan proses penimbangan serta uji kualitas.

Kualitas Jempolan, Kadar Air Sempurna

​Bukan sekadar kuantitas, jagung yang dihasilkan petani binaan Polres Batu Bara ini terbukti memiliki kualitas premium. Hasil pemeriksaan laboratorium Bulog Asahan menunjukkan kadar air berada di angka 11,8%, yang artinya sangat memenuhi standar kualitas yang ditetapkan pemerintah.

​”Kami datang memastikan distribusi ini berjalan lancar. Hari ini ada 6.783 ton yang kita serahkan, dan hasilnya memuaskan, kualitasnya sesuai standar Bulog,” ujar Kompol D. Harahap kepada kru media di lokasi.

Rekor Kuartal I: 159.907 Ton!

​Data yang dihimpun Metro Sumut, pencapaian Polres Batu Bara sepanjang Kuartal I Tahun 2026 ini terbilang luar biasa. Hingga Jumat (27/3), total akumulasi jagung yang didistribusikan dari seluruh kelompok tani binaan Polres hingga jajaran Polsek di wilayah hukum Kabupaten Batu Bara telah menyentuh angka 159.907 ton.

​Kompol D. Harahap menjelaskan, keberhasilan ini adalah buah manis dari kerja keras personel kepolisian yang aktif mendampingi petani di lapangan.

​”Program binaan kelompok tani ini tujuan utamanya meningkatkan produktivitas dan mendukung ketahanan pangan daerah. Kami sangat bersyukur hasilnya nyata dan berkontribusi besar bagi pasokan pangan nasional,” tegasnya.

Petani Sejahtera, Stok Pangan Aman

​Selain menjaga stok pangan, langkah Polres Batu Bara ini dipuji karena mampu memotong rantai distribusi yang merugikan, sehingga petani mendapatkan harga yang adil dan layak.

​Pihak Bulog Asahan pun tak segan melayangkan apresiasi tinggi atas kontribusi masif dari kelompok tani binaan Polres Batu Bara ini. Kehadiran Polri di tengah petani terbukti menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah Batu Bara.

Sumber: Humas Polres Batu Bara

Jurnalis : Red/Boys-3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *