Pantau Ketersediaan BBM Selama Lebaran, Sat Reskrim Polres Batu Bara Sidak Sejumlah SPBU
Guna menjamin kelancaran mobilisasi masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu Bara melakukan pengecekan dan pemantauan intensif terhadap ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kelangkaan serta memastikan distribusi BBM di wilayah hukum Kabupaten Batu Bara tetap stabil.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (21/3/2026) ini dipimpin oleh Kanit II Ekonomi Sat Reskrim Polres Batu Bara, Iptu Kriswanto, S.H., M.H., bersama personel Unit Ekonomi. Petugas menyisir sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di berbagai titik strategis jalur mudik dan pemukiman warga.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, ketersediaan BBM di beberapa wilayah hukum kepolisian sektor (Polsek) menunjukkan kondisi yang bervariasi namun secara umum masih dalam kendali.
Di wilayah Polsek Lima Puluh, tiga SPBU utama terpantau memiliki stok yang memadai. Sebagai contoh, SPBU 14-212-349 di Desa Simpang Gambus tercatat memiliki persediaan Pertalite sebanyak 16.000 liter dan Bio Solar 12.500 liter.
Namun, di beberapa titik lain, petugas menemukan adanya kekosongan stok pada jenis BBM tertentu. Di wilayah Polsek Labuhan Ruku, tepatnya SPBU 14-212-251 Simpang 4 Desa Lalang, stok Pertalite, Pertamax, dan Solar terpantau nihil, dengan sisa stok hanya pada jenis Dexlite sebesar 4.200 liter. Kondisi serupa juga ditemukan di SPBU 13-212-102 Desa Perjuangan yang mengalami kekosongan pada stok Pertalite dan Bio Solar.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Indrapura yang merupakan jalur padat kendaraan, stok di SPBU 14.212.259 Tanjung Seri Laut Tador dilaporkan dalam keadaan mencukupi dengan persediaan Pertalite mencapai 18.000 liter. Sebaliknya, SPBU 14.213.228 Simpang Kopi melaporkan kekosongan pada produk Pertalite dan Pertamax.
Untuk wilayah Medang Deras, distribusi relatif stabil. SPBU 14.212.261 Pakam Raya masih memiliki cadangan Pertalite dan Bio Solar masing-masing sebanyak 8.000 liter, serta Pertamax sebanyak 15.000 liter.

Iptu Kriswanto menjelaskan bahwa pengecekan ini dilakukan secara detail, mencakup pemeriksaan volume stok di tangki pendam serta memastikan tidak adanya praktik kecurangan yang dapat merugikan konsumen di tengah meningkatnya permintaan saat Lebaran.
”Secara keseluruhan, pasokan BBM dari Pertamina ke SPBU di wilayah hukum Polres Batu Bara masih terkecukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat selama hari raya,” ujar Iptu Kriswanto dalam laporannya.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala. Hingga berita ini diturunkan, situasi di seluruh SPBU di Kabupaten Batu Bara terpantau aman dan kondusif tanpa adanya antrean panjang yang mengganggu arus lalu lintas. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying mengingat koordinasi antara pihak kepolisian dan penyedia BBM terus berjalan guna menjaga stabilitas pasokan di lapangan. (Red/Boys-3)

