Intelkam Polres Batu Bara “Gempur” SPBU, Pantau Stok BBM Pastikan Kamtibmas Kondusif!

Guna mengantisipasi kelangkaan dan memastikan distribusi bahan bakar tepat sasaran, Satuan Intelijen Keamanan (Sat Intelkam) Polres Batu Bara melakukan monitoring besar-besaran terhadap ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum Polres Batu Bara, Selasa (7/4/2026).

​Langkah proaktif ini diambil untuk mendeteksi dini potensi antrean panjang maupun praktik spekulasi yang dapat mengganggu kekondusifan wilayah.

Penyisiran di Seluruh Lini Polsek

​Berdasarkan data yang dihimpun tim Metro 24 Jam, personel Sat Intelkam menyisir empat wilayah hukum Polsek jajaran. Di wilayah Polsek Lima Puluh, stok terpantau stabil di SPBU Simpang Gambus dan Sumber Padi dengan ketersediaan Pertalite mencapai belasan ribu liter.

​Namun, pemandangan berbeda terlihat di wilayah Polsek Indrapura. Di SPBU Sipare-pare (Kecamatan Air Putih), stok BBM dilaporkan kosong total (0 liter) karena masih menunggu kiriman tangki suplai dari Pertamina. Sementara di SPBU Tanjung Seri (Kecamatan Laut Tador), stok Bio Solar dilaporkan nihil, meski Pertalite masih tersedia melimpah sebanyak 24.000 liter.

​Di wilayah Polsek Labuhan Ruku dan Medang Deras, secara umum stok Pertalite dan Pertamax masih berada di level aman, meski beberapa titik mengalami kekosongan pada jenis Bio Solar.

Data Stok BBM di Titik Utama (7 April 2026):

  • SPBU Desa Perjuangan (Sei Balai): Pertalite tembus 39.269 liter (Stok tertinggi).
  • SPBU Desa Petatal: Tersedia lengkap mulai dari Pertalite, Solar, hingga PX Turbo.
  • SPBU Simpang Kopi: Stok terbatas, Bio Solar hanya tersisa 3.000 liter.

Pastikan Tidak Ada Kelangkaan

​Kapolres Batu Bara melalui jajaran Sat Intelkam menegaskan bahwa secara umum ketersediaan BBM di Kabupaten Batu Bara masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

​”Hasil monitoring kami di lapangan, tidak ditemukan antrean panjang yang ekstrem. Aktivitas pengisian masih berjalan normal dan situasi Kamtibmas sangat kondusif,” tegas pihak intelijen dalam laporannya.

​Pihak kepolisian mencatat bahwa kekosongan di beberapa titik bukan disebabkan oleh kelangkaan nasional, melainkan hanya keterlambatan distribusi dan adanya disparitas stok pada jenis BBM subsidi (Bio Solar).

Lampu Kuning bagi Spekulan

​Monitoring ini juga menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang mencoba bermain dengan stok BBM. Sat Intelkam memastikan akan terus melakukan pengawasan melekat agar distribusi BBM, terutama yang bersubsidi, tidak diselewengkan.

​Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar lokasi SPBU terpantau lancar. Masyarakat diimbau untuk tidak panik karena pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna memastikan kelancaran suplai ke SPBU yang stoknya sempat mengalami kekosongan.

(Red/Boys-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *