Sat Reskrim Polres Batu Bara Perketat Pengawasan 14 Komoditas Pangan Jelang Idul Fitri 2026

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) mengintensifkan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar tradisional. Langkah ini diambil untuk mencegah praktik spekulasi yang dapat membebani daya beli masyarakat di tengah bulan suci Ramadhan.

​Pada Minggu (22/3/2026), personel Unit Ekonomi Sat Reskrim melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit II Ekonomi Sat Reskrim, IPTU Kriswanto, S.H., M.H., menyasar 14 komoditas pangan utama guna memastikan distribusi tetap berjalan lancar.

​Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil monitoring lapangan, kondisi harga pangan di wilayah hukumnya terpantau stabil, bahkan beberapa komoditas strategis mengalami tren penurunan harga.

​”Laporan dari lapangan menunjukkan harga daging sapi kini berada di angka Rp 130.000 per kilogram, atau turun Rp 5.000 dari harga sebelumnya. Selain itu, komoditas hortikultura seperti cabai merah dan bawang merah juga mengalami penurunan masing-masing sebesar Rp 1.000,” ujar AKBP Doly Nelson dalam keterangannya, Minggu siang.

​Selain daging dan bumbu dapur, harga komoditas penting lainnya tercatat masih berada dalam kategori normal, di antaranya:

  • Beras Medium: Rp 14.000/kg
  • Minyakita: Rp 15.500/kg
  • Gula Pasir: Rp 18.500/kg
  • Telur Ayam Broiler: Rp 38.000/kg

​Pihak Kepolisian menegaskan bahwa hingga saat ini ketersediaan pangan di Kabupaten Batu Bara masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri mendatang. Guna menjaga kondisi ini, Sat Reskrim terus melakukan koordinasi berkelanjutan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat.

​”Personel kami secara rutin bersinergi dengan Dinas Perindag Kabupaten Batu Bara untuk memonitor stok di tingkat distributor maupun pedagang eceran. Kami ingin memastikan tidak ada hambatan pada rantai pasok,” tegasnya.

​Kegiatan pemantauan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini dilaporkan berjalan dengan aman dan kondusif. Langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi warga Batu Bara dalam mempersiapkan kebutuhan hari raya tanpa khawatir akan kelangkaan barang maupun lonjakan harga yang tidak wajar.

Sumber : Humas Polres Batu Bara

Jurnalis : Red/Boys-3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *