Perketat Pintu Masuk, Tim PORA Batu Bara Resmi Terbentuk: Sinergi Lintas Instansi Awasi WNA!
Upaya memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah hukum Kabupaten Batu Bara terus ditingkatkan. Langkah konkret ini ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) yang berlangsung di Singapore City Hotel, Kecamatan Sei Balai, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB ini mengusung tema “Sinergi Lintas Instansi Dalam Pengawasan Keberadaan dan Kegiatan Orang Asing”. Pertemuan ini menjadi krusial mengingat posisi strategis Batu Bara yang kerap menjadi perlintasan maupun lokasi tinggal warga asing.

Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya:
- Bapak Dorandaru (Kakanim Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan)
- Bapak Herbert Manihuruk (Kasi Inteldakim Kanwil Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan)
- Bapak Riesky Subahndak (Kasubsi Intel Kanwil Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan)
- Perwakilan Kepala Kesbangpol Pemkab Batu Bara
- Perwakilan Camat Sei Balai
- Danramil Limapuluh
- Ipda BT Damanik (Kanit IV Sat Intelkam Polres Batu Bara)
Kegiatan diawali dengan prosesi formal, mulai dari registrasi peserta, pembukaan, hingga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana rapat berlangsung dinamis saat memasuki sesi diskusi lintas sektoral.

Output utama dari pertemuan di Singapore City Hotel ini adalah resminya pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) di Kabupaten Batu Bara. Kehadiran tim ini diharapkan mampu memutus rantai birokrasi yang lambat dalam penanganan isu imigrasi.
”Pelaksanaan pengawasan orang asing di Kabupaten Batu Bara ke depannya akan dilakukan melalui koordinasi satu pintu antara pihak Imigrasi Tanjung Balai Asahan, Pemkab Batu Bara, TNI, Polri, hingga Kejaksaan,” demikian poin kesepakatan yang dihasilkan.

Sinergi ini bertujuan untuk mendeteksi dini setiap potensi pelanggaran izin tinggal maupun aktivitas ilegal yang dilakukan orang asing yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Batu Bara.
Acara ditutup dengan khidmat melalui lagu Bagimu Negeri dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama menjaga kedaulatan wilayah. Berdasarkan pantauan media, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai.

Dengan terbentuknya Tim PORA ini, masyarakat berharap pengawasan terhadap warga asing di pesisir Batu Bara semakin ketat dan transparan, demi menjaga ketertiban sosial dan keamanan nasional.
(Boys-3)

