Diduga Hindari Wartawan Saat Diajak Gerebek Judi, Kapolsek Air Putih Beserta Jajaran Disebut Tinggalkan Mapolsek.

BATU BARA//satgasmigas.com.

Maraknya praktik perjudian togel dan judi ketangkasan tembak ikan di wilayah Indra Pura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik. Aktivitas perjudian tersebut disebut-sebut berlangsung bebas dan berada tidak jauh dari Mapolsek Air Putih.

Hal itu mencuat setelah tim gabungan awak media mendapat undangan dari warga yang mengaku resah dengan aktivitas perjudian di wilayah tersebut. Pada Senin malam (18/5/2026), tim awak media turun langsung ke lokasi dan mendapati adanya aktivitas judi tembak ikan serta togel yang diduga beroperasi hanya sekitar 200 meter dari Mapolsek Air Putih.

Salah seorang awak media, Erika Manik, kemudian menghubungi Kapolsek Air Putih AKP Rahmat R. Hutagaol, SH, MH melalui aplikasi WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, awak media menyampaikan bahwa praktik perjudian di sekitar Mapolsek Air Putih berlangsung sangat marak.

Menanggapi laporan itu, Kapolsek disebut menjawab bahwa pihaknya siap menindaklanjuti informasi tersebut.

Awak media kemudian mengajak Kapolsek untuk langsung turun bersama melakukan penggerebekan di lokasi perjudian malam itu juga. Namun, setelah menunggu beberapa waktu, pihak kepolisian disebut tidak kunjung datang ke lokasi.

Karena hari semakin malam, tim awak media akhirnya membagi diri menjadi dua kelompok. Satu tim tetap melakukan pemantauan di lokasi perjudian, sementara tim lainnya mendatangi Mapolsek Air Putih.

Namun, menurut keterangan awak media, kedatangan mereka ke Mapolsek Air Putih tidak mendapat sambutan yang baik. Salah seorang anggota polisi yang diduga bermarga Rumahpea disebut melakukan intimidasi saat awak media mengambil foto di depan Mapolsek sebagai bentuk dokumentasi.

Tak hanya itu, awak media juga mengaku kecewa karena menduga Kapolsek Air Putih beserta Kanit Reskrim tidak berada di Mapolsek saat hendak ditemui. Mereka menduga pihak kepolisian sengaja meninggalkan Mapolsek untuk menghindari wartawan.

Merasa kecewa atas situasi tersebut, awak media kemudian menghubungi Kapolres Batu Bara melalui pesan WhatsApp guna meminta klarifikasi terkait maraknya perjudian di Kecamatan Air Putih.

Dalam pesan tersebut, awak media mempertanyakan siapa pihak yang diduga membekingi praktik perjudian tersebut hingga disebut membuat aparat di wilayah setempat terkesan takut untuk bertindak.

Namun hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Batu Bara disebut belum memberikan tanggapan meskipun pesan WhatsApp yang dikirim awak media telah terbaca.

Warga berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan masyarakat serta menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.

(Red/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *